Saturday, January 28, 2017
MENJADI KOMANDAN
Friday, May 29, 2015
Aksi The jupiters pada Upacara wingday Sekbang 87
Monday, December 29, 2014
The Jupiters 2015
Saturday, October 25, 2014
Sunday, September 28, 2014
Menari di rimba beton
Ferry Flight to Juanda Airport of Surabaya
Wednesday, September 10, 2014
LIMA 2013
Sunday, July 13, 2014
On July 11th, one KT 1 B has just finished major maintenance program at 11th maintenance unit at Husein Sastranegara AFB. The aircraft should be taken back to Adisutjipto AFB therefore Adisutjipto AFB commander sent two pilots to Bandung to take the Aircraft, They are Major Marcell "Liger" and Major Romas "condor".
Both pilots took off from Jogja at around 10.30 AM local time using one KT 1 B Woong Bee registered LD 0117. The weather on route was quite good. They flew just above the cloud at 9000 ft. The flight time was about 55 minutes, they landed at Husein Sastranegara AFB at 11.25.
It was not so long to wait the aircraft to be ready. LD 0108 only need to be ground checked just to make sure that every system working properly before it is flown to Jogja. At 15.32 Liger flight took off to Jogja. The weather was quite bad for ferry flight. The cloud was broken 10.000 ft above Malangbong, the city on radial 117 at about 25 miles from Bandung. Fortunately during that flight there were some holes in the sky , giving a safe road for Liger flight for going back to Jogja. The flight finally landed safely at 16.30 at Adisutjipto AFB.
Saturday, July 12, 2014
s. The team has been conducting some displays and shows at multiple places within country or abroad. Some international events have become a fixed display program for them such as Singapore Air Show in Singapore, Langkawi International Maritime and Aerospace (LIMA) exhibition in Malaysia and BRIDEX in Brunei. The involvement at world class exhibitions have brought self confidence in The team. They believe that they can compete with other countries that have started establishing their team long before The Jupiters.
Another team's preparation is enhancing the smoke producer capability. During the previous display, the performance was not optimal because the smoke was not thick enough to attract the spectators. Now the maintanance line is trying to enhance the capability by making bigger compartement for the smoke oil and putting an additive chemical to color the smoke. Perhaps on the next display the performance would be more interesting. For all fans just wait and see their performance on 5th of October 2014 in Surabaya, don't miss it.
Sunday, September 30, 2012
PERINGATAN KE-67 HUT TNI
Jupiter Flight dipiloti oleh Letkol Pnb Dedy Susanto dengan backseater I Kadek Suta Arimbawa, pesawat kedua dipiloti oleh Mayor Pnb Frando LH Marpaung, pesawat ketiga oleh Kapten Pnb Gusti Ngurah Adi Brata, sedangkan pesawat keempat dipiloti oleh Mayor Pnb H.S. Romas.
Woong Bee Flight dipiloti oleh Mayor pnb H.M. kisha dengan backseater Kapten Pnb Luluk, pesawat keenam oleh Kapten Pnb Agus Dwi Aryanto, pesawat ketujuh oleh Mayor Pnb Marcell sedangkan pesawa kedelapan oleh Danwingdik Terbang bersama Kapten Pnb Ari Susiono.
Penerbangan hari itu melalui rute JOG-Gepak- Cilacap-Cirebon-Indramayu-AL - Halim berjalan dengan sangat lancar karena cuaca sepanjang rute cerah berawan dan kondisi pesawat semuanya fit tanpa trouble sama sekali. Perjalanan berlangsung selama satu jam sepuluh menit, sesaat setelah landing seluruh crew diterima oleh Komandan Lanud Halim PK dan pejabat lainnya di skadron Udara 2. Selama display di Jakarta, pesawat KT 1 B Jupiter akan diparkir di tempat tersebut, sehingga posko-pun ditempatkan di sana.
Latihan perdana direncanakan akan dilaksanakan pada hari Senin tanggal 1 Oktober 2012 setelah sehari sebelumnya dilaksanakan briefing awal di Gedung Suma 4 Lanud Halim PK.
Friday, August 24, 2012
Jupiter Three
Tuesday, August 21, 2012
Bhakti Sosial TNI AU di Wates
Tuesday, July 10, 2012
Saturday, March 10, 2012
Kunjungan The Roulletes
Gumpalan asap hitam yang berbentuk garis – garis panjang tampak di ujung runway 27 Lanud Adisutjipto. Di kejauhan tampak sekelompok burung besi yang terbang rendah berkelompok. Ada yang berbeda pada pagi hari itu di Wingdik Terbang lanuud Adi, komandan Lanud beserta beberapa pejabat terlihat menunggu di shelter KT 1 B Woong Bee. Beberapa dari mereka mengenakan overall merah menyala milik members Jupiter aerobatic Team. Ada apakah gerangan???
Ternyata gerombolan burung besi berasap hitam itu adalah tim aerobatic yang sudah terkenal seantero jagat dan sangat berpengalaman melaksanakan display formasi aerobatic di berbagai Negara, “The Roulletes “ dengan 7 buah pesawat PC 9 pillatus dengan formasi delta melaksanakan tactical landing di atas Runway Bandara Adisutjipto.
Kedatangan Roulletes kali ini adalah dalam rangka perjalanan menuju Singapura, mereka dijadwalkan akan mengisi demo udara pada Singapore Air Show 2012 yang diselenggarakan di Bandara Changi Singapore. Lanud Adisutjipto merupakan pilihan bagi tim ini sebagai tempat singgah dalam perjalanan panjang mereka.
Operasi Mandiri
Perjalanan mereka dari Australia – pun dipersiapkan dengan sangat cermat. Perjalanan mereka dilengkapi dengan pesawat yang berguna sebagai weather penetration, sebuah pesawat Beechcraft yang dilengkapi radar cuaca yang diterbangkan terlebih dahulu 50 sampai dengan 100 mile ke depan untuk mengamati cuaca pada rute yang dilalui untuk kemudian ditransmit kepada flight roulletes di belakangnya. Sebagai pengangkut Ground crew dan peralatan pemeliharaan pesawat, digunakan sebuah pesawat C-130 type J yang cukup canggih.
Airman to Airman Talk
Selesai pemutaran film singkat masing – masing team, dilaksanakan Tanya jawab atau yang lazim disebut sebagai airman – to airman talk. Beberapa pertanyaan dilontarkan oleh members Jupiter antara lain bagaimana cara menyiasati penggunaan power yang terbatas saat melaksanakan maneuver terutama bagi wingman sebelah luar, bagaimana proseduryang dilaksanakan oleh mereka saat melaksanakan display termasuk prosedur untuk recruitment.
Pertanyaan – demi pertanyaan yang dilontarkan oleh members Jupiter, satu persatu dijawab oleh members roulletes. Pertanyaan – pertanyaan yang disampaikan oleh D’ Jupiters bukanlah menunjukkan bahwa Roulletes memiliki kemampuan yang lebih daripada Jupiters, akan tetapi perbandingan dan pengalaman sebagai tim aerobatic propeller-lah yang sangat diperlukan oleh D’jupiters sebagai tambahan pengetahuan. Pada acara tersebut, kebetulan dari roulletes hadir hampir semua anggota tim, sehingga members Jupiter dapat menanyakan teknik dan pengalaman terbang ke sesama nomor di team masing – masing.
Postur Jupiterts ¾ -nya, Namun kemampuan Setara…..
Sesi foto bersama dilaksanakan kedua tim di depan tulisan Airforce Flying School, sebagai background disiapkan 1 pesawat KT 1 B dan 1 Pesawat PC 9. Kedua pesawat ini sekilas hampir sama, Mulai dari bentuk, warna dan corak. Kedua pesawat-pun sama –sama menggunakan engine dari Pratt and Whitney Canada jenis PT 6A-62, namun secara umum pesawat KT – 1 terlihat lebih besar dan lebih tinggi. Kebalikan dengan para penerbangnya, pilot Jupiters hanya ¾ -nya The roulletes, namun jangan salah, kemampuan D’Jupiters setara bahkan bisa jadi lebih tinggi dari the roulletes. Seusai foto bersama, para penerbang diberi kesempatan untuk melihat dari dekat masing – masing pesawat yang mereka gunakan. Ada beberapa peralatan yang sama namun ada juga perbedaan seperti pada KT 1 terdapat propeller de-ice system yang berguna bagi pesawat saat memasuki awan Cumulunimbus yang penuh dengan es, namun di pesawat PC 9 tidak ada. Pesawat PC – 9 dilengkapi dengan anti G system, namun KT 1 tidak. Dari semua perbedaan itu ada sesuatu yang patut dibanggakan sebagai Bangsa Indonesia, pesawat KT 1 Tampak lebih bersih, bukan hanya bersih dari debu namun kondisi cat pesawat KT 1 yang mulus sangat kontras sekali dengan PC 9 yang memiliki perbedaan warna di beberapa bagian. Merah Putih D’Jupiters lebih menyala dibandingkan dengan the Roulletes………….secerah nyala api semangat dalam jiwa member Jupiters……..Bravo Jupiters…..
Thursday, March 1, 2012
The Ambassador in The Sky

Tuesday, October 25, 2011
D' Jupiters Menghipnotis Nusa Dua




Ini adalah event yang mempertaruhkan kehormatan bangsa dan kredibilitas Tim aerobatik Jupiter. Ini pertama kalinya d'Jupiters tampil di depan Presiden dan event internasional, bisa dibayangkan jika event ini gagal maka mungkin saja d'Jupiters tidak akan diminta lagi untuk tampil pada event - event besar. Lima Pesawat akhirnya take off dengan aman menuju holding point, setelah contact ke Bali approach, d'jupiters di arahkan untuk contact VCP. Baru saja pindah channel, VCP sudah memanggil, terdengar suara Kapten Pnb Bambang Aprianto dengan nada tergesa -gesa "Jupiter Fl, VCP" Leader menjawab "Go ahead" , "ijin komandan, TOT maju ke 09.50, dimohon untuk persiapan leaving Holding point". Leader menjawab "ok stand by, kita menunggu no 6 sebentar". Sambil menunggu nomor 6, d'Jupiters holding di ujung selatan pulau Bali, Cuaca nampaknya belum begitu bersahabat, langit masih tampak gelap dengan base cloud 2500 ft, padahal minimal 3000 ft dibutuhkan untuk melaksanakan manuver high show.






















